Ustaz Lhok Buya Cabuli Anak di Bawah Umur

Calang – Satuan Reskrim Polres Aceh Jaya telah mengamankan AD (40) di rumahnya Gampong Sayeung Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (14/11). Tersangka AD diamankan pihak kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatan pelecehan seksual terhadap seorang anak dibawah umur.

Melati (7) bukan nama sebenarnya, dilecehkan tersangka AD yang kesehari – hariannya pernah mengimami salat berjamaah serta pernah bertindak sebagai khatib di hari Jum’at (13/11) disebuah kebun milik tersangka di Desa Lhok Buya.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Riza Yulianto melalui KBO Reskrim Aceh Jaya Ipda Wilda Lubis yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian kepada awak media ini, Selasa (17/11) di Mapolres setempat mengatakan, penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap AD berdasarkan laporan ibu kandung korban.

“AD kita amankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yaitu pencabulan terhadap anak dibawah umur, berdasarkan laporan ibu kandung korban,” ungkap Wilda.

Dari hasil penyidikan, tersangka AD mengakui perbuatannya, AD mengaku melakukan hal tersebut karena silap, akan tetapi perbuatan cabul itu tidak ia lakukan dengan kelaminnya melainkan tersangka menggunakan jarinya.

“Kebun tersangka kebetulan berdampingan dengan kebun yang dijaga orang tua korban, anak ini sedang main-main mengejar kupu-kupu dipanggil oleh tersangka disuruh duduk disampingnya dikursi panjang yang ada disitu, entah setan apa yang masuk ke otak? tersangka membuka celana anak itu meraba-raba kelaminya, anak itu berontak lari dan mengadukan ke ibu kandungnya,” jelas Wilda.

AD yang menamatkan SD Di Aceh Timur, MTsN Aceh Timur dan pernah mengenyam pendidikan agama disebuah pesantren di Bireun dihadapan awak media, AD hanya bisa tertunduk dan mengaku menyesal atas perbuatannya.

“Silap saya pak, paha anak itu putih sekali sehingga saya ternafsu pak, Anak itu sedang cari kupu – kupu, saya panggil, saya suruh duduk disamping saya dibangku itu, melihat paha anak itu mulus dan putih sekali tiba-tiba birahi saya naik, saya masukkan tangan saya kedalam celana saya, saya raba-raba itunya anak itu, saya masukkan jari telunjuk saya karena gak bisa masuk saya kasih air liur pak sudah licin saya elus-elus pak,” aku AD.

Akibat perbuatannya, AD kini diamankan disel Mapolres Aceh Jaya, AD dijerat pasal 82 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 atas perubahan Undang Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.(*)

Comments

comments