IMG_2948 IMG_2962

Tribratanewsacehjaya.com – Kepala Kepolisian Resor Aceh Jaya AKBP Riza Yulianto, S.E.,S.H melaksanakan Press Release di Laby Mapolres Aceh Jaya, Minggu (04/09/2016) sekira pukul 10.30 Wib. Terkait dengan Sat Intelkan Polres Aceh Jaya berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga orang masyarakat memiliki Senjata api Illegal Jenis SS1.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Riza yulianto, S.E.,S.H, yang didampingi Kasat IK Polres Aceh Jaya IPTU Zulfahmi, Kasi Propam Polres Aceh Jaya IPDA Samsul, Persoel Sat Reskrim dan Personel Sat IK Polres Aceh Jaya, mengatakan kepada awak media pada saat jumpa Press di Polres Aceh Jaya, Sebagaimana diberitakan oleh Tribratanewsacehjaya.com pada hari sabtu kemarin, tiga orang masyarakt yang ditangkap oleh team Opsnal Sat Intelkam Polres Aceh Jaya pada hari Jumat (2/09/2016) sekitar pukul 16.30 Wib di Desa Kuala Bakong Kecamatan Darul Hikmah tepatnya  di Warung Kopi Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya, karena tak bisa menunjukkan izin kepemilikan senjata api nya. Ketiga warga yang diamankan itu adalah Kafrawi (34) dan Adinur (33), warga Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, serta Fauzi (38), warga Desa Mata Ie, Kecamatan Samponiet, Aceh Jaya.

Sebelum tertangkap, ketiga tersangka mengaku sudah sering berburu satwa liar ke hampir seluruh hutan di Aceh menggunakan senjata api ilegal. Satwa liar yang mereka buru adalah burung rangkok dan binatang lainnya yang memiliki nilai jual tinggi. Saat ditangkap di Aceh Jaya, mereka ternyata baru saja berburu di Tapaktuan, Aceh Selatan, namun tak membuahkan hasil.

Kapolres Aceh Jaya menegaskan, pengguna senjata api tanpa izin dapat dikenakan hukuman penjara di atas lima tahun. Pihak Polres Aceh Jaya, masih terus melakukan pengembangan kasus ini. Penggunaan senjata api ilegal ini tidak ada kaitannya dengan upaya mengacaukan pilkada di Aceh Jaya.

.’’Kepemilikan senjata itu murni untuk berburu, tidak ada kaitannya dengan agenda pilkada di kabupaten Aceh Jaya ataupun di tempat lain di Aceh. “Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut terhadap kasus ini. Tersangka dan barang bukti kejahatannya sudah kita amankan di mapolres,” kata Kapolres Aceh Jaya.

Adapun barang bukti (BB) yang disita dalam penangkapan tiga warga tersebut adalah sepucuk senpi jenis SS1, 62 butir amunisi SS1, dua magasin SS1, dua bilah parang, dua buah ransel tentara berisi pakaian, dan empat senter kepala. Selain itu, didapat pula satu baju kaos loreng TNI, sebuah celana pakaian dinas harian (PDH) TNI, peralatan masak berupa panci, periuk, piring, dan mangkok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here