Tersangka pemerkosa bocah tujuh tahun

ACEH JAYA – Hasyim (50), warga Desa Ceupan, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, mencabuli bocah perempuan berusia (7). Bunga–sebut saja begitu–adalah tetangga pelaku. Ulah bejat Hasyim ini diketahui ibu korban saat Bunga mengeluhkan rasa sakit di bagian kemaluannya hingga bocah nahas itu tak bisa memejamkan mata untuk tidur.

“Selasa kemarin, ibunya didampingi ibu Kamila Helmi, pekerja sosial anak di Kementrian Sosial, melaporkannya ke kami. Malam itu juga pelaku kami bekuk,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Inspektur Polisi Satu Riski Adrian, mengutip pernyataan Kepala Kepolisian Resor Aceh Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Riza Yulianto, kepada wartawan, Rabu (10/2).

Hasil pemeriksaan, kata dari Riski, Bunga adalah teman bermain cucunya. Pada 1 Februari lalu, Hasyim memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan aksi cabulnya dengan berpura-pura mengajak cucunya tidur siang.

Saat itulah Hasyim mencabuli Bunga. Usai mengetahui kejahatan Hasyim kepada anaknya, Ibu Bunga urung melaporkan hal itu kepada polisi karena takut diitimidasi. Dukungan dari warga sekitar, kata Riski, membuat Ibu Bunga berani melaporkan kasus ini kepada polisi.

Hasyim terancam hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar, sesuai pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak 35 Tahun 2014.

Sementara itu, Kamila Helmi, usai menemani Ibu Bunga, mengatakan tekad untuk terus mendampingi kasus ini. Mereka juga memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga untuk melewati cobaan ini.

Saat ini, kata Kamila, Bunga mengalami trauma mendalam. Dia bahkan takut bertemu dengan sosok lelaki. “Memang secara psikis si anak terlihat tenang, namun jiwanya masih labil,” kata Kamila.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.